Minggu, 29 Maret 2026 | 20:18 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono
Karawang – Suarapubliknews.web.id Kinerja pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat menuai hasil positif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menyampaikan langsung capaian tersebut saat melakukan pemantauan arus balik di Rest Area KM 62 Tol Jakarta–Cikampek, Minggu (29/3/2026). Ia didampingi Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Menurut Raydian, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang operasi mengalami penurunan tajam hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, tercatat 93 kejadian, jauh lebih rendah dari 383 kasus pada 2025.
Tak hanya itu, angka korban meninggal dunia juga merosot drastis hingga 89 persen. Dari sebelumnya 121 orang, kini hanya tercatat 13 korban jiwa. Penurunan juga terjadi pada korban luka berat sebesar 46 persen dan luka ringan hingga 73 persen.
“Capaian ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dalam mematuhi aturan serta arahan petugas di lapangan,” ujar Raydian.
Sementara itu, kondisi arus balik hingga Minggu malam terpantau mulai berangsur landai. Data traffic counting menunjukkan volume kendaraan dari arah Jawa Tengah berada di bawah 2.500 unit per jam.
Meski demikian, rekayasa lalu lintas seperti sistem one way masih diberlakukan secara situasional guna mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju Jakarta.
Di jalur arteri, khususnya wilayah Cirebon, sempat terjadi perlambatan akibat dampak penerapan one way di jalan tol serta aktivitas masyarakat setempat. Namun, petugas memastikan kondisi tetap terkendali tanpa kemacetan total, berkat kesiapsiagaan personel di titik rawan seperti Simpang Buntet.
Polda Jabar juga mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Penggunaan rest area diminta dimaksimalkan demi keselamatan selama perjalanan.
“Kalau lelah, silakan istirahat. Jangan dipaksakan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Polisi memastikan akan terus mengoptimalkan pengaturan arus lalu lintas hingga puncak arus balik berakhir, demi menjaga kelancaran perjalanan masyarakat kembali ke Jakarta.
(Lenie Tanjung)