Langkah Goyah Arifin Buruh Sawit Kehabisan Ongkos Mudik di KarawangJumat, 20 Mar 2026 07:30 WIB


Arifin saat beristirahat di Pos Terpadu Tanjungpura, Jalan Arteri Pantura, Kabupaten Karawang 

Karawang - Suarapubliknews.web.id Seorang pemudik bernama Arifin (45) terpaksa berjalan kaki dari arah Bekasi menuju Karawang karena kehabisan ongkos saat hendak pulang ke Surabaya. Pria asal Riau itu akhirnya mendapatkan bantuan dari petugas kepolisian di wilayah Karawang.
Arifin, yang bekerja sebagai buruh kelapa sawit di Riau, awalnya berangkat mudik dengan harapan dapat pulang ke kampung halamannya di Surabaya. Namun, setibanya di Jakarta, ia kehabisan uang.

Ia sempat menumpang kendaraan hingga Bekasi. Setelah itu, Arifin melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena tidak memiliki ongkos, meski jarak menuju Surabaya masih ratusan kilometer.

Kondisi Arifin yang kelelahan menarik perhatian petugas kepolisian yang berjaga di pos pengamanan di wilayah Karawang. Petugas kemudian menghentikan dan mengajaknya beristirahat.

Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, anggotanya menemukan Arifin dalam kondisi lelah setelah berjalan cukup jauh.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan dialog, diketahui bahwa yang bersangkutan hendak menuju Surabaya namun tidak memiliki ongkos. Ia berjalan kaki dari Bekasi hingga masuk wilayah Karawang," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Mendapat laporan tersebut, Kapolres Karawang menginstruksikan anggotanya untuk membantu Arifin. Petugas kemudian membawa Arifin ke terminal bus dan membelikannya tiket tujuan Surabaya.

Selain itu, Arifin juga diberikan uang saku untuk kebutuhan selama perjalanan. Petugas turut berkoordinasi dengan kru bus agar memastikan ia sampai ke tujuan dengan aman.

"Ini merupakan bentuk pelayanan dalam Operasi Ketupat agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga," kata Cep.

Polres Karawang juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melakukan perjalanan jika mengalami kendala fisik maupun biaya.

"Masyarakat diimbau tidak ragu meminta bantuan ke pos polisi terdekat demi keselamatan," pungkasnya.

(Lenie Tanjung)