Karawang - suarapubliknews.web.id Di tengah suasana bulan Ramadan yang penuh makna, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Buana Perjuangan Karawang bersama Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Buana Perjuangan Karawang menghadirkan sebuah ruang berbagi yang sederhana namun sarat makna: Pasar Gratis. Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa solidaritas sosial tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk yang besar, tetapi dapat dimulai dari hal-hal kecil yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Pasar Gratis bukan sekadar tempat membagikan barang, melainkan ruang perjumpaan antara kepedulian, pengetahuan, dan kebahagiaan bersama. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat mengambil pakaian secara gratis tanpa syarat, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sandang bagi siapa pun yang membutuhkan. Prinsip yang diusung sederhana: siapa pun boleh mengambil sesuai kebutuhan, dan siapa pun boleh berbagi sesuai kemampuan.
Selain berbagi pakaian, kegiatan ini juga menghadirkan ruang literasi bagi masyarakat dan anak-anak. Buku-buku dibuka untuk dibaca bersama, menghadirkan suasana belajar yang santai namun bermakna. Literasi menjadi bagian penting karena perubahan sosial tidak hanya lahir dari bantuan materi, tetapi juga dari pengetahuan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Keceriaan juga dihadirkan melalui berbagai permainan untuk anak-anak. Games yang disiapkan bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk menciptakan ruang interaksi yang hangat, mempertemukan mahasiswa dengan anak-anak serta warga dalam suasana yang penuh tawa dan kebersamaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi nasi box kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan yang penuh berkah ini. Momen tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara mahasiswa dan masyarakat, menciptakan suasana kekeluargaan yang mempererat hubungan sosial di tengah lingkungan sekitar.
Melalui Pasar Gratis ini, Ardan Eka Putra Selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Buana Perjuangan Karawang Periode 2026 dan Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi UBP Karawang ingin menegaskan bahwa kampus tidak boleh berdiri jauh dari masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk berbagi, belajar, dan tumbuh bersama.
Pasar Gratis menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih hidup—bahwa kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi tetap menjadi kekuatan yang mampu menghubungkan manusia satu dengan yang lain. Di ruang sederhana ini, mahasiswa dan masyarakat bertemu bukan sebagai pihak yang memberi dan menerima, melainkan sebagai sesama yang saling menguatkan.
(Red/Suara Publik News)