Minggu, 12 Apr 2026 16:01 WIB
Innova Zenix dicegat petugas di Tol Japek usai insiden tabrak lari di Karawang
Karawang - Suarapubliknews.web.id Insiden tabrak lari di Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang viral di media sosial (medsos).
Pengendara kabur hingga akhirnya tertangkap di Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Suasana Jalan Tuparev mendadak mencekam. Sebuah mobil Toyota Innova Zenix melaju tak terkendali, menghantam sepeda motor, lalu tancap gas meninggalkan lokasi.
Belakangan diketahui insiden tersebut terjadi pada sehari sebelumnya atau pada Sabtu (11/4).
Begitu menerima informasi, polisi dari Polres Karawang bergerak.
Jajaran Satlantas Polres Karawang langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian di wilayah Karawang Timur.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian, mengonfirmasi bahwa anak buahnya bergerak cepat sesaat setelah laporan masyarakat masuk.
Penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) menjadi kunci awal pengungkapan kasus ini.
"Petugas kami segera merespons laporan masyarakat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut," ujar Fiki kepada awak media.
Aksi kejar-kejaran sempat mewarnai upaya penangkapan.
Pelaku yang mencoba menghilangkan jejak dengan masuk ke jalur bebas hambatan akhirnya tak berkutik. Polisi berhasil mencegat dan mengamankan kendaraan beserta pengemudinya di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara, pengemudi Innova Zenix bernomor polisi B 1043 DYC tersebut diketahui berinisial MRI. Petaka bermula ketika MRI diduga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.
Mobil mewah tersebut oleng ke kiri, lalu menyapu sebuah Honda Beat yang tengah melaju tenang di jalurnya.
Benturan itu membuat pengendara motor tersungkur. Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan segera mendapatkan pertolongan medis. Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan material yang cukup signifikan akibat hantaman tersebut.
Kini, mobil yang viral itu telah terparkir di kantor polisi sebagai barang bukti. Fiki memastikan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam memproses kasus yang meresahkan pengguna jalan ini.
"Kami saat ini tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti tambahan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Proses penanganan perkara ini akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Polisi kembali mewanti-wanti agar ego di jalan raya diredam demi keselamatan bersama, karena satu detik kehilangan fokus bisa berakibat fatal bagi nyawa orang lain.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan fokus saat berkendara.
Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama," pungkasnya.
(Leni Tanjung)