30 April 2026 19:43
Apel kesiapan personel Polres Karawang jelang pengamanan keberangkatan ribuan buruh menuju Monas dan DPR RI pada peringatan May Day 2026.
KARAWANG – Suarapubliknews.web.id Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Polres Karawang memastikan pengamanan keberangkatan ribuan buruh menuju Jakarta berjalan aman, tertib, dan lancar. Sebanyak 600 personel disiagakan untuk mengawal pergerakan massa buruh dari Kabupaten Karawang menuju kawasan Monas dan Gedung DPR RI, Jumat (1/5/2026).
Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas massa saat peringatan Hari Buruh. Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Karawang dijadwalkan bergerak ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan May Day Fiesta di Monas serta aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPR RI.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak titik keberangkatan di wilayah Karawang hingga ke lokasi kegiatan di Jakarta.
“Sebanyak 600 personel kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Pengamanan dimulai sejak titik keberangkatan di wilayah Karawang hingga ke lokasi kegiatan di Jakarta,” ujar Ipda Cep Wildan dalam apel kesiapan pasukan, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran mobilisasi buruh, tetapi juga mencakup pengawasan arus lalu lintas, pengendalian titik kumpul massa, hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan di sepanjang jalur keberangkatan.
Polres Karawang telah menggelar apel pengecekan pasukan sebagai langkah awal memastikan kesiapan personel di lapangan. Dalam pengamanan May Day 2026 ini, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengawal jalur keberangkatan massa buruh.
Tiga titik utama menjadi fokus pengamanan, yakni Gerbang Tol Karawang Timur, Gerbang Tol Karawang Barat, dan KM 42 wilayah Cikampek. Titik-titik ini dinilai krusial karena menjadi jalur utama pergerakan bus rombongan buruh menuju Jakarta.
Seluruh personel yang diterjunkan telah menerima arahan khusus agar mengedepankan pendekatan humanis selama bertugas. Kepolisian menekankan bahwa pengamanan May Day bukan semata pengawasan, melainkan bentuk pelayanan agar peserta dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib.
Kapolres melalui Kasi Humas juga mengingatkan agar seluruh anggota memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing saat bertugas di lapangan.
“Anggota harus hadir sebagai pelindung dan pengayom. Jaga sikap, perilaku, dan tindakan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta junjung tinggi nama baik institusi,” lanjutnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, total massa buruh dari Kabupaten Karawang yang akan bergerak menuju Jakarta mencapai lebih dari 13.609 orang. Mereka diberangkatkan menggunakan sekitar 265 unit bus dan 76 kendaraan roda dua.
Jumlah tersebut menunjukkan Karawang masih menjadi salah satu kantong massa buruh terbesar di Jawa Barat dalam setiap momentum peringatan Hari Buruh Internasional. Besarnya jumlah peserta membuat pengawalan dilakukan secara melekat guna memastikan seluruh rombongan dapat bergerak aman sampai tujuan.
Kegiatan May Day 2026 di Jakarta sendiri dipusatkan di dua titik utama. Kawasan Monas akan menjadi lokasi pelaksanaan May Day Fiesta yang diisi panggung hiburan, kebersamaan buruh, dan agenda seremonial nasional. Sementara Gedung DPR RI tetap menjadi titik aksi penyampaian aspirasi bagi sebagian elemen buruh.
Di tingkat Polda Metro Jaya, pengamanan May Day 2026 juga diperkuat dengan pengerahan 1.793 personel lalu lintas untuk mengawal kedatangan massa buruh dari berbagai daerah ke kawasan Monas. Aparat juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas situasional untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Dengan skema pengamanan berlapis dari daerah hingga ibu kota, Polres Karawang memastikan pengawalan dilakukan secara melekat sejak keberangkatan hingga titik tujuan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga arus lalu lintas tetap terkendali.
Selain pengamanan fisik di lapangan, Polres Karawang juga sebelumnya telah mengantisipasi potensi gangguan nonfisik, termasuk penyebaran konten provokatif di media sosial yang berpotensi memicu gangguan keamanan saat May Day berlangsung.
Kepolisian pun mengimbau seluruh peserta May Day asal Karawang untuk menjaga ketertiban selama perjalanan maupun saat mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sesuai ketentuan yang berlaku. Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Dengan pengamanan ketat namun tetap humanis, Polres Karawang berharap peringatan May Day 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi ruang aspirasi buruh yang kondusif
(Lenie Tanjung)