Pemkab Karawang menggelar seleksi direksi Petrogas.
Karawang _ Suarapubliknews.web.id Panitia seleksi (Pansel) direksi Petrogas Karawang terpaksa mengulang seleksi posisi direktur utama (Dirut) Petrogas.
Pasalnya, pendaftar gagal penuhi kriteria minimum yang sudah ditentukan.
Pansel pemilihan direksi Petrogas Karawang telah mengumumkan hasil seleksi uji Kompetensi Keahlian (UKK) dalam rangka penjaringan Calon Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
PD Petrogas Persada Karawang, sebelum masuk ke tahapan wawancara akhir dengan kepala daerah atau kuasa pemilik modal (KPM).
Dari hasil UKK yang digelar oleh tim dari UI menghasilkan keputusan pendaftaran ulang seleksi untuk jabatan Direktur Utama (DU).
Sedangkan untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan (DAK), pansel sudah mengantongi empat nama untuk mengikuti tahapan wawancara akhir.
Ketua Pansel pemilihan direksi Petrogas Karawang, Asep Aang Rahmatullah menjelaskan, hanya seleksi untuk kursi jabatan dirut yang harus dibuka ulang seleksinya, lantaran sesuai Permendagri 37/2018 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas, Anggota Komisaris, dan Anggota Direksi BUMD, syarat melanjutkan ke tahap selanjutnya paling sedikit menghasilkan tiga sampai lima bakal calon direksi yang memenuhi kriteria.
Namun pada pelaksanaan UKK seleksi pemilihan calon dirut hanya ada satu yang memenuhi kriteria. Sehingga, pansel memutuskan akan membuka seleksi ulang calon direktur utama Petrogas Persada untuk melengkapi syarat minimum tiga sampai lima orang untuk masuk ke tahapan wawancara dengan KPM.
“Alhamdulilah UKK seleksi direksi Petrogas sudah keluar hasil. Untuk jabatan direktur administrasi dan keuangan, kami sudah mengantongi empat nama yang akan lanjut ke tahap wawancara.
Sedangkan untuk kursi direktur utama, sesuai ketentuan Permendagri 37/2018, kami akan membuka seleksi baru karena ternyata hasil UKK hanya ada satu orang yang memenuhi persyaratan,” kata Asep Aang, Kamis (9/4).
Rencananya, pendaftaran atau seleksi ulang jabatan direktur utama Petrogas Persada akan digelar bulan Mei mendatang. Namun untuk jabatan direktur administrasi dan keuangan, proses tahapannya akan langsung berjalan ke tahap selanjutnya pada 13 April 2026 melakukan tes wawancara bersama KPM atau kepala daerah.
“Untuk pembukaan seleksi baru, pemerintah daerah akan membuat SK baru untuk panitia seleksi baru dengan tugas baru yang akan dikerjakan.
Universitas Indonesia akan kembali kami pilih sebagai pelaksana UKK, bismillah semoga bisa mendapat hasil terbaik,” kata Aang.
“Tapi untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, keempat calon akan diundang pada hari Senin besok untuk tes wawancara. Mereka akan mempresentasikan proposal makalah dan rencana kerja jika terpilih sebagai Direktur Administrasi Keuangan.
Akan ada tanya-jawab untuk menggali sejauh mana calon Direktur tersebut mengetahui Petrogas Karawang dengan segala potensi pemngembangan usahanya ke depan, karena kami punya target dan harapan besar untuk Petrogas Karawang ke depannya sesuai dengan visi pak bupati sebagai KPM,” timpal Aang.
Aang menuturkan, nantinya siapapun yang dipilih oleh KPM di jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, akan ditetapkan berbarengan dengan saat calon Direktur Utama telah dikantongi hasilnya. Dengan kata lain, setelah tes wawancara, para peserta akan menanti hasil menunggu seleksi baru jabatan dirut rampung dilaksanakan.
“Kemungkinan nanti penetapannya calon terpilihnya akan tetap berbarengan. Satu sisi kami ingin punya direksi terbaik dari yang terbaik, di satu sisi lain kami pun dikejar waktu agar Petrogas Persada bisa memiliki direksi definitif. Dan semua langkah kami pansel, termasuk membuka seleksi baru dan mengebut pembukaan seleksi baru jabatan Direktur Utama, tujuannya itu mencari yang terbaik, tetapi dengan prinsip lebih cepat lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel, tanpa adanya intervensi maupun kepentingan tertentu.
“Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen memastikan proses seleksi direksi BUMD berjalan profesional dan bebas dari kepentingan. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan berbasis kompetensi untuk memperoleh figur terbaik yang mampu memperkuat kinerja BUMD,” tutupnya.
(Lenie Tanjung)