Pengawalan Berlapis Buruh Karawang ke Jakarta untuk Peringati May Day

Kamis, 30 Apr 2026 
Apel pengamanan personel May Day 2026 di Karawang 

Karawang - Suarapubliknews.web.id Sebanyak 13.609 buruh di Karawang akan bergabung dengan buruh se-Indonesia melaksanakan hari buruh internasional atau May Day 2026 di Jakarta. 

Polisi mengerahkan kekuatan maksimal guna mengawal buruh Karawang.
"Kami menerjunkan 600 personel Polres Karawang, yang besok Jumat (1/5) subuh akan bersiaga mengamankan 13.609 buruh, yang akan bergerak menggunakan 265 bus dan puluhan kendaraan roda dua, menuju Jakarta," ujar Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah di Mapolres Karawang, Kamis (30/4/2026).

Skema pengamanan dirancang berlapis, mulai dari titik keberangkatan hingga jalur tol. Personel disebar di titik-titik strategis yang diprediksi menjadi pusat kepadatan massa, termasuk akses masuk jalan bebas hambatan.

"Untuk Gerbang Tol Karawang Barat, Karawang Timur dan Kilometer 42 Tol Japek jadi titik plotting personel, karena jumlah buruh yang bergerak cukup banyak," imbuhnya.

Fiki berharap perayaan May Day 2026 ini menjadi momentum kebersamaan yang damai. Ia meminta seluruh elemen buruh bekerja sama menjaga ketertiban selama perjalanan hingga kembali ke rumah masing-masing.

"Kami harap Peringatan Hari Buruh ini berjalan kondusif dan tertib, kami juga mengimbau kepada teman-teman buruh agar tetap menjaga kondusivitas, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sesuai jadwal. Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.

Cek Kesiapan Bus
Untuk memastikan kelancaran, polisi juga mengecek kendaraan yang akan digunakan untuk mengangkut para buruh. 

Petugas gabungan memeriksa setiap jengkal komponen bus PO Pandawa di Karawang. Mulai dari bagian mesin hingga kolong armada tak luput dari inspeksi mendalam demi memastikan keselamatan massa buruh.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Karawang bersama Ditlantas Polda Jawa Barat memperketat pengawasan melalui Ramp Check. 

Hal ini menjadi langkah preventif krusial menjelang perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta.

Fokus pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, izin operasional, hingga aspek teknis vital seperti sistem pengereman, fungsi lampu, dan kondisi ban.

Tak hanya armada, kondisi fisik para sopir juga menjadi sorotan. Tim Sidokes Polres Karawang melakukan skrining medis ketat untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi prima sebelum membawa ribuan nyawa.

"Tujuan utama kami adalah memastikan kendaraan yang digunakan rekan-rekan buruh benar-benar layak jalan dan pengemudinya dalam keadaan sehat. Keselamatan adalah prioritas nomor satu," ujar Fiki.

Dalam inspeksi tersebut, petugas bersikap tegas saat menemukan bus yang belum memenuhi standar kelayakan. Pengelola PO langsung diberikan catatan merah dan diwajibkan melakukan perbaikan instan sebelum armada diizinkan mengaspal membawa massa.

(Lenie Tanjung)